Mau Umroh ? Anda Bisa Mengurus Visa Sendiri Dengan Mudah , Berikut tips nya

visa-umroh

Mungkin ada beberapa umat muslim diantara anda yang sudah merencanakan dari jauh jauh untuk melakukan umrah . Bagi anda yang masih awam atau pertama kali melakukan perjalanan umrah ini pasti masih bingung dalam hal mengurus dokumen2 penting yang dibutuhkan , yang terpenting diantaranya adalah visa.Mengurus Visa Umrah sangat mudah jika andamengetahui cara dan Persyaratan Visa Umrah tersebut. Jadi sebenarnya anggapan para calon jamaah Umrah mengenai sulitanya dalam mengurus Visa perjalanan ibadah umrah itu kurang pas. Memang faktanya Visa umrah berbeda dengan visa regular, karena penggunaannya juga berbeda.

umrah

Mengurus Visa Umrah tidaklah sulit jika anda mengetahui Tips dan Persyaratan Visa Umrah, berbeda dengan anggapan banyak calon jamaah Umrah mengenai kesulitan dalam mengurus Visa perjalanan ibadah umrah. Memang faktanya Visa umroh berbeda dengan visa reguler. Karena peruntukannya juga berbeda. Visa umroh berlaku selama 30 hari saja. Ini tidak berarti bahwa Anda dapat tinggal di Arab Saudi selama 30 hari. Di dalam 30 hari Anda akan melakukan umroh, pastikan keberangkatan Anda dari Arab Saudi dalam waktu dua minggu dari tanggal masuk. Visa untuk umroh di bulan Ramadan tidak dapat melebihi hari terakhir bulan Ramadan. Anda harus meninggalkan Arab Saudi pada akhir bulan Ramadan dan tidak dapat merayakan Idul Fitri di sana.

a

 

Mengenai Persyaratan dalam mengurus Visa Umrah hanya sedikit berbeda dengan Visa Reguler. Berikut Persyaratan Visa umrah yang harus diketahui oleh Calon jamaah Umrah Plus dan Umrah Reguler:

  • Paspor asli (masa berlaku min. 6 bulan) dengan nama minimal 3 kata. Contoh: Muhammad Asa’dullah al-Wahid, Salimatus Saadah Binti Rasyid, dsb.
  • Pas photo berwarna 4×6 = 6 lembar (Beground putih, bagian wajah tampak 80%).
  • Kartu keluarga(KK) bagi yang membawa putra/ putrinya (asli).
  • Surat nikah bagi suami/istri (asli).
  • Foto kopi KTP, Akte kelahiran anak bagi yang mengikut sertakan putra/putrinya (asli).
  • Untuk Jamaah Wanita yang berusia dibawah 45 tahun wajib untuk didampingi suami /Mahramnya, jika tidak maka harus melengkapi dengan surat Mahram.
  • Untuk jamaah wanita yang berusia 45 tahun/ lebih, tidak diwajibkan untuk didampingi suami/mahramnya (Hanya menyertakan KTP ASLI).
  • Dokumen selambat-lambatnya diterima 3 Minggu sebelum keberangkatan.

Persyaratan pengurusan visa umrah ini sewaktu-waktu dapat berubah sesuai dengan kebijakan kedutaan Kerajaan Saudi Arabia yang ada di Jakarta. Di lain tempat ada persyaratan yang lebih kompleks lagi, diantaranya:

  • Bila seseorang memiliki nama non-Muslim, ia harus menyerahkan sertifikat dari masjid atau pusat Islam yang menyatakan bahwa pemohon adalah seorang Muslim.
  • Foto paspor berwarna terbaru 4×6= 3 lembar dan 3×4= 3 lembar.
  • Paspor harus masih berlaku minimal selama 6 bulan sejak tanggal penyerahan formulir aplikasi.
  • Tiket penerbangan yang telah dikonfirmasi dan tidak dapat dikembalikan.
  • Berangkat dari Arab Saudi harus dalam waktu dua minggu dari tanggal masuk.
  • Perempuan dan anak-anak harus disertai oleh suami / ayah atau saudara laki-laki (Mahram). Bukti hubungan yang dibutuhkan (sertifikat pernikahan untuk seorang istri, akta kelahiran untuk anak yang menunjukkan nama kedua orang tua).
  • Mahram harus menyertai dari sejak berangkat hingga datang/ pulang dari Arab Saudi dan ada dalam penerbangan yang sama bersama istri dan anak-anaknya.
  • Bila seorang wanita 45 tahun atau lebih tua, dia diperbolehkan pergi tanpa mahram bila ia bepergian dengan kelompok yang terorganisir atau keluarga dan mengajukan diaktakan Tidak Keberatan Sertifikat dari Mahram.

Bila pemohon bukan warga negara dari negara asalnya, maka izin tinggal yang sah harus diserahkan.Sertifikat vaksinasi terhadap Meningitis meningokokus wajib dilampirkan. Sertifikat vaksinasi seharusnya dikeluarkan tidak lebih dari tiga tahun dan tidak kurang dari 10 hari sebelum masuk ke Arab Saudi dan itu harus berlaku selama tiga tahun. Menurut bapak Yusuf A.S., sertifikat vaksinasi harus dibawa ketika berangkat ke arab saudi oleh pemohon sendiri, atau jika tidak, para jamaah bisa menyerahkan kepada biro agar diuruskan segala sesuatunya.

Source : http://media.ikhram.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *